Lima Solusi Masalah-masalah Berat (Sekolah Pendidikan Skripsi Karir Pekerjaan Asmara Jodoh Kesehatan Pernikahan Keturunan Penyakit Rezeki Bisnis Keuangan Utang dsb)

Sob, kalo ente merasa galau, kalut, banyak masalah, bagai telur di ujung tanduk, coba ini:

1. Perbaiki hubungan dengan Alloh. Mantepin ibadah wajib dan sunnah. Terus perjuangkan hingga merasa bahwa tugas manusia hanya beribadah. Masalah dunia nggak ada bandingannya sama tugas manusia untuk beribadah. Contoh action: lakukan satu ibadah saja yang khusus dan ikhlas, nggak perlu yang berat-berat. Apapun yang bisa dilakukan, lakukan!

2. Perbaiki hubungan dengan orang tua. Muliakan orang tua. Minta maaf sama orang tua. Maafkan mereka. Minta ridho keduanya. Doakan mereka. Muliakan saudara dan keluarga mereka. Contoh action: lakukan apa saja untuk memuliakan orang tua, termasuk orang tua ialah guru. Lakukan kebaikan yang menyenangkan mereka, terutama orang tua kandung, kakek, nenek, pakde, bude, paklil, bulik, dsb.

3. Stop dan jauhi maksiat. Tutup peluang-peluang maksiat. Tinggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk. Tobat setobat-tobatnya. Contoh action: istighfar sebanyak-banyaknya. Jaga mata, jaga mulut.

4. Penuhi kewajiban-kewajiban terhadap sesama. Yang punya utang dilunasin. Yang punya tanggungan diselesaiin. Yang punya janji dipenuhin. Contoh action: bayar gaji karyawan sesuai haknya. Renegosiasi kewajiban-kewajiban yang belum bisa diselesaikan.

5. Lakukan usaha untuk menyelesaikan masalah dibarengi doa sungguh-sungguh pada Alloh. Yang kelima ini baru dilakukan setelah yang nomor satu sampai empat dijalanin. Ketika sedang berproses melakukan nomor satu sampai empat, nggak usah mikirin yang kelima. Jangan ngandelin otak sama otot doang. Nggak usah mikir gimana-gimana dulu. Yakin bahwa solusi udah disiapin sama Alloh. Contoh action: pikir sendiri. Kalo mau minta tolong orang atau mencari jalan penyelesaian masalah, berdoalah seemosional mungkin di tengah perjalanan. Ingat, solusi hanya dari Alloh.

Coba deh sob, lima hal itu. Nggak perlu dalil-dalil dari ayat Al-Quran atau Al-Hadits kayaknya ya, insyaalloh shohih cespleng. Atas izin Alloh, beres semua masalah.

Pemuda Desa Menemukan Penghemat BBM

BREAKING NEWS!!!

PEMUDA DESA MENEMUKAN PENGHEMAT BBM RAMAH LINGKUNGAN, MURAH, AMAN

Sleman, 18/4. Pemerintah berencana akan menghapus premium mulai Mei besok. Premium akan diganti Pertalite. Hal ini semacam cara "move on" agar kita terbiasa harga BBM naik turun mengikuti harga minyak dunia karena nama Premium terdengar agak aneh jika harganya naik turun.

Namun kini para pengguna kendaraan bermotor berbahan bakar minyak tak perlu khawatir terhadap naik turunnya harga BBM. Seorang pemuda desa asal Sleman berhasil menemukan penghemat BBM ramah lingkungan, murah, dan aman. Pemuda itu mengaku tak ingin mematenkan hasil temuannya agar bisa menjadi pahala yang terus mengalir untuk dirinya dan tim.

"Penghemat BBM itu tak perlu diproduksi masal, apalagi dikomersilkan. Apa gunanya jika bisa menghemat lalu penghemat itu berbiaya dan diperjualbelikan?" katanya dengan nada agak jengkel.

Akhir-akhir ini memang banyak pihak melakukan inovasi berupa alat, campuran, maupun alternatif penghemat BBM lalu menjualnya kepada masyarakat. Pemuda desa itu beranggapan bahwa kebaikan dan solusi-solusi merupakan hak semua manusia, penemu solusi yang meminta upah atau bayaran atas solusi itu hanyalah para kapitalis oportunis.

Apa sebenarnya penghemat BBM yang ditemukan pemuda itu bersama-sama timnya? Bagaimana cara kerjanya?

"Kita tahu BBM berasal dari timbunan fosil yang diolah sedemikian rupa dari dalam bumi sehingga menjadi minyak. Hasil pembakaran minyak menghasilkan energi untuk kita gunakan sebagai tenaga penggerak. Nah, untuk menghemat BBM sebenarnya kita bisa memanfaatkan ARANG," pemuda itu menjelaskan.

"Ini sangat ramah lingkungan, murah, dan aman. Semua orang kini bisa menghemat BBM dengan ARANG. Efektivitas penghematan bisa mencapai 30-50%. Jika kita memiliki mobil atau motor, manual, matik, baik injeksi atau yang biasa, kita bisa menghemat penggunaan BBM nya dengan ARANG. Bagaimana cara kerjanya? Ya, ARANG, ARANG DINGGO, ARANG DIGUNA'KE, ARANG DIGOWO LUNGO, itu akan sangat menghemat penggunaan BBM."

Hehehe...

Bedanya Ujian Sekolah dengan Ujian Bisnis

Ujian Sekolah, Ujian Nasional, Ujian Akhir Semester, Tes Kendali Mutu, dan sebagainya merupakan nama-nama untuk ujian yang dilaksanakan di lembaga pendidikan formal. Dalam ujian diharapkan para siswa teruji bahwa mereka telah menguasai mata pelajaran atau mata kuliah yang selama ini telah ditekuni. Akhir dari ujian siswa mendapatkan sertifikat kelulusan.

Sesungguhnya hidup ini penuh ujian. Sebagai seorang siswa atau mahasiswa ada peristiwa ujian kenaikan tingkat. Sebagai pengusaha ada peristiwa ujian bisnis. Terkadang merasa janggal ketika melihat cara sekolah formal menguji kompetensi anak didiknya. Cara-cara dalam menguji siswa di sekolah formal tidak memberikan simulasi sama sekali bagaimana sebenarnya ujian hidup termasuk ujian bisnis.

Dalam hal waktu, ujian sekolah ditentukan jelas tanggal dan jamnya. Ujian bisnis tidak pernah mengenal jadwal, sewaktu-waktu bisa saja ujian bisnis terjadi. Waktu ujian ini menentukan bagaimana persiapan menghadapi ujian. Sejak awal masuk sekolah siswa telah mempersiapkan ujian terbesar di akhir masa sekolah. Di dunia bisnis yang terpenting kita mengetahui bahwa sewaktu-waktu akan diuji, terkadang tidak perlu dipersiapkan, hanya diantisipasi, bahkan jika bisa dihindari.

Dari sisi soal ujian, anak sekolah selalu diuji terkait apa yang memang sudah pernah dipelajari. Seorang pengusaha tidak pernah peduli sudah pernah belajar sebuah permasalahan atau belum, ujian datang begitu saja dan mungkin justru lebih banyak ujian-ujian baru yang sebelumnya belum pernah ditemui. Hal ini memaksa pengusaha terus belajar.

Siswa diuji dalam semua bidang mata pelajaran. Seorang pengusaha lebih sering diuji dalam hal-hal yang ia lemah di dalamnya. Siswa diuji agar merasa perlu belajar giat dalam mata pelajaran tertentu. Pengusaha diuji agar merasa perlu belajar dan waspada terus menerus terhadap berbagai macam masalah.

Cara peserta ujian menyelesaikan soal dengan cara pengusaha menyelesaikan ujian bisnis sangat berbeda. Seorang siswa diharuskan menyelesaikan soal secara individual. Siswa yang mencontek dianggap melakukan pelanggaran. Seorang pengusaha tidak boleh sama sekali menyelesaikan soal ujian bisnis seorang diri. Pengusaha diharuskan belajar bahkan mencontek orang lain. Pengusaha harus bertanya dan saling bekerja sama.

Siswa benar-benar dituntut sempurna secara pribadi. Dalam ujian sekolah mereka harus melampaui standar kelulusan setiap mata pelajaran. Di dunia bisnis kita tidak perlu menjadi seseorang yang sempurna. Bisnis tidak menuntut kita bisa dalam segala hal. Bisnis menuntut ada orang lain yang bisa menutupi kekurangan kita. Dalam bisnis semua peserta ujian saling mencari win-win solution agar bisa mengolah potensi dan kekurangan masing-masing menjadi sebuah keberhasilan.

Mengenai hasil ujian, para siswa akan merasakan betul betapa bahagianya berhasil lulus melewat satu ujian. Seorang pengusaha bahkan bisa jadi sangat dingin dalam menghadapi keberhasilan lulus ujian karena belum tentu ujian selesai, akan datang ujian-ujian berikutnya dalam waktu yang tidak bisa diperkirakan. Ujian sekolah merupakan ujian bertingkat, dengan level-level yang jelas. Ujian bisnis tidak mengenal tingkat. Pengusaha yang tidak berhasil belajar dari pengalaman akan diberi ujian yang sama terus-menerus.

Siswa sekolah akan mendapat sertifikat kelulusan setelah ujian. Pengusaha tidak mendapatkan apa-apa selain berhasil mempertahankan bisnis. Siswa dianggap mampu ketika telah mengantongi ijazah atau gelar. Pengusaha dianggap mampu jika benar-benar berhasil menyelesaikan suatu masalah atau soal.

Dari sekian banyak perbedaan antara ujian sekolah dengan ujian bisnis, semoga menjadi pelajaran bagi kita. Alloh menguji kita dalam kehidupan ini dengan banyak hal. Banyak hal yang menjadi soal ujian kehidupan pada dasarnya hanya dibagi menjadi dua : ujian kebaikan dan ujian keburukan. Kebaikan maupun keburukan yang kita alami atau dapatkan keduanya merupakan ujian. Keduanya merupakan ujian untuk mengetahui apakah seorang anak manusia bersyukur atau kufur.

Allohu a'lam.

*tulisan ini pernah dimuat di primacorner.com

"Sholat Jum'at Dulu Biar Tambah Ganteng" Ternyata Ada Dalilnya

“Sungguh di surga ada pasar yang didatangi penghuni surga setiap Jumat. Bertiuplah angin dari utara mengenai wajah dan pakaian mereka hingga mereka semakin indah dan tampan. Mereka pulang ke istri-istri mereka dalam keadaan telah bertambah indah dan tampan. Keluarga mereka berkata, ‘Demi Allah, engkau semakin bertambah indah dan tampan.’ Mereka pun berkata, ‘Kalian pun semakin bertambah indah dan cantik’” (HR. Muslim)

Meme "Sholat Jumat dulu biar tambah ganteng" yang populer dipakai sebagai DP BBM para pria menjelang sholat Jumat mengingatkan para lelaki bahwa kini saatnya sholat Jumat. Hentikan aktivitas! Hentikan jual beli! Mari pergi ke masjid agar Alloh ridho, agar masuk surga. Di surga nanti tiap Jumat ada pasar, laki-laki yang pergi ke pasar itu pulangnya nambah ganteng.

Dalam surat Al-Jumu'ah Alloh berfirman yang artinya:
"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan sholat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Alloh dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (Al-Jumu'ah: 9)

Ya! Jika kita mengetahui, benarlah firman Alloh. Mungkin benar juga yang dimaksud meme "Sholat Jumat dulu biar tambah ganteng". Kelak orang-orang yang meninggalkan jual beli untuk bersegera menuju masjid menunaikan sholat Jumat akan diberikan pasar yang jauh lebih baik di surga. Di pasar itu cowok-cowok keren jadi tambah keren saat kembali ke rumah bertemu istri-istri mereka yang juga nambah cantik setelah ditinggal suami mereka ke pasar.

So, masih ragu kalau sholat Jumat bisa bikin tambah ganteng? Ayo rajin berangkat sholat Jumat sob!

Allohu a'lam...

Pria Pendosa yang Sholih

Suatu malam Sultan Murod Ar-Robi` merasa sangat gundah. Dia tidak mengetahui sebabnya. Sang Sultan memanggil kepala penjaga dan memberitahukan kegundahannya.

Sultan mempunyai kebiasaan memeriksa keadaan rakyatnya scara sembunyi-sembunyi. Sultan berkata kepada kepala penjaga, "Mari kita keluar berjalan di antara penduduk (untuk memeriksa dan memantau keadaan mereka)."

Mereka berjalan hingga sampai di sebuah pemukiman. Sultan melihat seorang pria tergeletak di atas tanah. Sultan menggerak-gerakkannya dan ternyata pria itu telah tewas.

Anehnya orang-orang berlalu lalang di sekitarnya tidak mempedulikan pria itu. Sultan pun memanggil mereka tapi mereka tidak mengenali Sang Sultan. Mereka berseru, "Ada apa?"
"Kenapa pria ini tewas dan tak seorangpun membawanya? Siapa dia? Dan dimana keluarganya?"
Mereka berujar, "Ini orang zindiq (pendosa), suka minum khomar, dan pezina."
Sultan menimpali, "Bukankah dia dari golongan umat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam? Ayo bawa dia ke rumah keluarganya!"

Mereka membawa jenazah pria itu. Sesampai di rumah istri pria itu melihat suaminya dan langsung menangis. Orang-orang segera beranjak pergi kecuali Sang Sultan dan kepala penjaga.

Di tengah tangisannya sang istri berseru kepada dua pengantar jenazah yang belum juga pergi, "Semoga Allah merahmatimu wahai wali Allah, aku bersaksi bahwa Engkau sungguh wali Allah."
Sultan Murod terheran-heran mendengar ucapan wanita tersebut lalu berkata, "Bagaimana mungkin aku termasuk wali Allah sementara orang-orang berkata buruk terhadap si mayit hingga mereka enggan mengurusi mayatnya?"

Mendengar kata-kata sang Sultan yang merasa tidak mungkin wali Alloh menolong jenazah pendosa wanita itu mengatakan, "Aku sudah menduga hal itu. Sungguh suamiku setiap malam pergi ke penjual khomar lalu membeli seberapa banyak yang dia bisa beli kemudian membawanya ke rumah kami dan menumpahkan seluruh khomar ke toilet dan dia berkata, 'Semoga aku bisa meringankan keburukan khomar dari kaum muslimin.' Suamiku juga selalu pergi kepada para pelacur lalu memberinya uang dan berkata, 'Malam ini engkau kubayar dan jangan kaubuka pintu rumahmu hingga pagi.' Kemudian suamiku kembali ke rumah dan berujar, 'Alhamdulillah, semoga dengan begitu aku bisa meringankan keburukannya dari pemuda-pemuda muslim malam ini.' Sementara itu orang-orang menyaksikan dan mengetahui bahwa suamiku membeli khomar dan masuk ke rumah pelacur sehingga mereka membicarakan suamiku dengan penuh keburukan. Pernah suatu hari aku berkata pada suamiku, 'Sungguh jika seandainya engkau mati tentu tak ada orang yang akan memandikanmu, menyolatkanmu, dan menguburkanmu.' Suamiku tersenyum dan menjawab, 'Jangan khawatir Sayangku, pemimpin kaum muslimin yang akan menyolatkanku beserta para ulama dan pembesar-pembesar negeri lainnya.'"

Sultan pun menangis dan berkata, "Suamimu benar, demi Allah aku adalah Sultan Murod Ar-Robi', besok kami akan memandikan suamimu, menyolatkannya dan menguburkannya."

Akhirnya di antara yang menyaksikan jenazah pria itu ialah Sultan Murod, para ulama, para masyayikh dan seluruh penduduk kota.

*Sultan Murad IV adalah Sultan Khilafah Utsmaniyah ke-17 (1623-1640). Dia hidup pada tahun 1021-1049 H (1612-1640 M). Dia diangkat menjadi Sultan Kekhilafahan Utsmaniyah pada usia 11 tahun.